KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN

Keistimewaan bulan Ramadhan, banyak diinformasikan dalam Alquran dan Hadis Rasul. Paling tidak ada beberapa keistimewaan yang paling fundamental dalam bulan Ramadhan, sehingga Ramadhan tervisualisasi begitu istimewa. Antara lain:
Pertama, Allah menurunkan Alquran di bulan Ramadhan (QS. Al Baqarah: 185). Kitab suci Alquran memuat konsepsi-konsepsi unversal-eternal yang menjadi petunjuk bagi orang-orang yang ingin selamat dunia dan akhirat. Alquran tidak diragukan lagi kebenarannya sebagai pedoman hidup muslim. Jadi, sangat tepatlah, kalau bulan ini, senantiasa disenandungi dengan bacaan Alquran, baik secara individu dan berjama’ah.
Kedua, Allah mengaruniakan Ramadhan sebagai bulan untuk berpuasa melatih diri menundukkan kekuatan hawa nafsu yang senantiasa mengajak kepada kesesatan, sehingga kembali kepada fitrah. Melalui pengalaman ibadah yang dilakukan secara kontinu dan terencana, diharapkan tumbuh jiwa sejati yang dibalut cahaya iman.
Sebagaimana dikatakan Hamid al-Khuli, bahwa pada puasa terdapat dua kekuatan yang saling tarik-menarik, yaitu kekuatan ruh dan kekuatan jasad. Kekuatan jasad adalah pondasi dasar dalam membentuk manusia yang hina. Sementara kekuatan ruh adalah unsur yang mengontrol kekuatan jasad, yaitu kekuatan yang dilahirkan oleh syariat langit dan undang-undang bumi. Apabila seseorang berpuasa, maka ia akan menuruti bisikan ruh dan terjaga dari kekuatan hawa nafsunya.
Ketiga, Ramadhan sebagai bulan istimewa dan bulan penuh berkah. Allah telah memberikan konvensasi yang lebih terhadap setiap aktivitas ibadah yang dilakukan di bulan Ramadhan. Setiap ibadah yang dilakukan di bulan Ramadhan dilipat gandakan. Ibadah sunat di apresiasikan dengan ibadah wajib. Suatu hal yang tidak terbayangkan, tetapi yang disayangkan masih banyak di antara kita yang kurang begitu menghiraukan kenikmatan ibadah di bulan Ramadhan.
Keempat, pada bulan Ramadhan terdapat malam lailatul qadr, yaitu suatu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, para malaikat diturunkan Allah (QS. Al Qadar: l-6). Lailatul qadr atau yang lajim disebut dengan malam seribu bulan, telah menjadi intipan para mukhlisin, muttaqien dan muqorribin. Karena menurut mereka, salah satu hikmah di sembunyikan kedatangan malam lailatul qadr adalah agar kita benar-benar memelihara ibadah di bulan Ramadhan, sebagaimana yang dilakukan para sahabat-sahabat Rasul.
Sebenarnya masih banyak keutamaan bulan Ramadhan yang tidak dapat diuraikan secara lebih terperinci dalam tulisan ini. Tapi salah satu yang perlu dipahami dari sekian banyak keistimewaan Ramadhan adalah bahwa Allah memberikan kesempatan kepada setiap muslim di bulan itu, untuk melebur segala dosa yang pernah dilakukan. Kesempatan inilah yang harus dimanfaatkan dengan baik.

untuk mendapatkan Info lengkap tentang seluruh penelitian telah terbit buku DESIGN ACTION RESEARCH  Penerbit: ADITYA MEDIA dapatkan segera bukunya dengan hub. Tlp: 081 803 802 797

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: