Diarsipkan di bawah: PENELITIAN ETNOGRAFI, berfikir, berprilaku, hidup | Tag: berfikir, berprilaku, hidup, PENELITIAN ETNOGRAFI
Ethnometodhodologi berupaya untuk memahami bagaimana masyarakat memandang, menjelaskan dan menggambarkan kata hidup mereka sendiri. Agar dapat dibuat laporan ethnographic perlu dipelajari metodologinya, yaitu ethnometodologi.
Model-Model penelitian yang serumpun adalah model grounded research dengan tokoh utamanya Glasser & Strauss, model paradigma naturalistic dengan tokoh utamanya Blumer dan Kuhn. Ketiga model tersebut bersama model ethnographik-ethnometodologik merupakan sampel utama perkembangan utama metodologi penelitian kualitatif.
Modus Asumsi dan Sampel Penelitian Ethnographik
Konseptualisasi metodologik model penelitian ethnographic dapat dikerangkakan menjadi empat dimensi, yaitu : 1) induksi deduksi, 2) generatif-verifikatif, 3) konstruktif-enumeratif, dan 4) subyektif-obyektif. Penelitian ethnographic lebih cenderung mengarah ke kutub induktif, generatif, konstruktif, dan subyektif.
Dimensi induktif-deduktif menunuk kedudukan teori dalam studi penelitian; penelitian deduktif berharap data empirikdapat mendukung teori; sedangkan penelitian induktif berharap dapat menemukan teori yang dapat menjelakan datanya. Dimensi generatif-verifikatif menunjuk kedudukan dalam evidensi dalam studi penelitian; penelitian verifikatif berupaya mencari evidensi agar hipotesinya dapat diaplikasikan lebih luas, dapat diperlakukan universal; sedangkan penelitian generatif lebih mengarah ke penemuan konstruksi dan proposisi dengan menggunakan data sebagai evidensi.
Dimensi konstruktif-enumeratif menunjukkan seberapa jauh unit analisis suatu penelitian dirumuskan ataudijabarkan. Dalam penelitian dengan strategi konstruktif mengarahkan penelitiannya untuk menemukan konstruks atau kategori lewat analisis dan proses mengabstraksi; sedangkan strategi enumeratif dimulai dengan menjabarkan atau merumuskan unit analisis. Desain penelitian dapat pula dilihat pada dimensi kontinum antara subyektif dengan obyektif.
No Comments Yet sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>