Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Tag: cooperative learning, Pembelajaran
Unsur-unsur dasar dalam cooperative learning menurut Lungdren (1994) sebagai berikut:
a. Para siswa harus memiliki persepsi bahwa mereka “tenggelam atau berenang ‘bersama.”
b. Para siswa harus men-tiliki tanggung jawab terhadap siswa atau peserta didik lain dalam kelompoknya, selain tanggung jawab terhadap diri sendiri dalam mempelajari materi yang dihadapi.
c. Para siswa harus berpandangan bahwa mereka semua memiliki tujuan yang sama.
d. Para siswa membagi togas dan berbagi tanggung
jawab di antara para anggota kelompok.
e Para siswa diberikan satu evaluasi atau penghargaan
yang akin ikut berpengaruh terhadap evaluasi
kelompok.
f. Para siswa berbagi kepemimpinan sementara mereka memperoleh keterampilan bekerja sama selama belajar.
g. Setiap siswa. akan dirninta mempertanggung¬jawabkan secara individual materi yang di¬tangalli dalam-kelompok kooperatif.
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Tag: cooperative learning, Pembelajaran
Unsur-unsur dasar dalam cooperative learning menurut Lungdren (1994) sebagai berikut:
a. Para siswa harus memiliki persepsi bahwa mereka “tenggelam atau berenang ‘bersama.”
b. Para siswa harus men-tiliki tanggung jawab terhadap siswa atau peserta didik lain dalam kelompoknya, selain tanggung jawab terhadap diri sendiri dalam mempelajari materi yang dihadapi.
c. Para siswa harus berpandangan bahwa mereka semua memiliki tujuan yang sama.
d. Para siswa membagi togas dan berbagi tanggung
jawab di antara para anggota kelompok.
e Para siswa diberikan satu evaluasi atau penghargaan
yang akin ikut berpengaruh terhadap evaluasi
kelompok.
f. Para siswa berbagi kepemimpinan sementara mereka memperoleh keterampilan bekerja sama selama belajar.
g. Setiap siswa. akan dirninta mempertanggung¬jawabkan secara individual materi yang di¬tangalli dalam-kelompok kooperatif.
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Tag: cooperative learning, Pembelajaran
Unsur-unsur dasar dalam cooperative learning menurut Lungdren (1994) sebagai berikut:
a. Para siswa harus memiliki persepsi bahwa mereka “tenggelam atau berenang ‘bersama.”
b. Para siswa harus men-tiliki tanggung jawab terhadap siswa atau peserta didik lain dalam kelompoknya, selain tanggung jawab terhadap diri sendiri dalam mempelajari materi yang dihadapi.
c. Para siswa harus berpandangan bahwa mereka semua memiliki tujuan yang sama.
d. Para siswa membagi togas dan berbagi tanggung
jawab di antara para anggota kelompok.
e Para siswa diberikan satu evaluasi atau penghargaan
yang akin ikut berpengaruh terhadap evaluasi
kelompok.
f. Para siswa berbagi kepemimpinan sementara mereka memperoleh keterampilan bekerja sama selama belajar.
g. Setiap siswa. akan dirninta mempertanggung¬jawabkan secara individual materi yang di¬tangalli dalam-kelompok kooperatif.
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Tag: cooperative learning, Pembelajaran
Unsur-unsur dasar dalam cooperative learning menurut Lungdren (1994) sebagai berikut:
a. Para siswa harus memiliki persepsi bahwa mereka “tenggelam atau berenang ‘bersama.”
b. Para siswa harus men-tiliki tanggung jawab terhadap siswa atau peserta didik lain dalam kelompoknya, selain tanggung jawab terhadap diri sendiri dalam mempelajari materi yang dihadapi.
c. Para siswa harus berpandangan bahwa mereka semua memiliki tujuan yang sama.
d. Para siswa membagi togas dan berbagi tanggung
jawab di antara para anggota kelompok.
e Para siswa diberikan satu evaluasi atau penghargaan
yang akin ikut berpengaruh terhadap evaluasi
kelompok.
f. Para siswa berbagi kepemimpinan sementara mereka memperoleh keterampilan bekerja sama selama belajar.
g. Setiap siswa. akan dirninta mempertanggung¬jawabkan secara individual materi yang di¬tangalli dalam-kelompok kooperatif.
Diarsipkan di bawah: tindakan | Tag: Add new tag, intropeksi
Hidup hanya sekali..belajar terus yuk. Agar mati tidak sia-sia (lagi…)
Diarsipkan di bawah: PTK, metode, penelitian, strategi | Tag: Add new tag, bantuan penelitian, refrensi penelitian, web tentang penelitian
Mau mencari refrensi tentang segala bentuk penelitian Anda dapat kunjungi web. WWW.Ardhana12.wordpress. so dapatkan segala yang Anda cari tersedia lengkap di web tsb. yang penting jeli n harus cerma so……..buka tiap hari agar tidak ketinggalan info berikutnya. Tentang Penelitian kuantitatif n kualitatif (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Tag: alam bawah sadar, Bocah indigo, heboh, indra keenam, menghipnotis, menguasai multipelskill
Heboh anak indigo di Jakarta. Seorang bocak yang usia 8 tahun disinyalir memiliki kemampuan lebih. Tepatnya dia dapat melahat hal-hal yang bersifat supranatural. Selain ini, gadis jelita ini mampu menguasai bahasa Inggris, Arab, bahkan Belanda melebihi kemampuannnya dalam berbahasa Indonesia. Lebih menghebohkan lagi, dia sanggup menghipnotis (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Pendidikan Keluarga Sakinah | Tag: apa adanya, empati, faktor, kejujuran, kepercayaan, kesetiaan, komitmen, konsisten, mengerti, simpati, yakin
Mempercayai seseorang bukanlah mudah sebenarnya. Jika baru mengenalinya tentu perasaan sangsi akan timbul dari sanubari. Ada juga yang sudah lama mengenali tapi masih juga belum mempercayai. Dalam satu perhubungan, tidak wajar sekiranya kamu masih tidak ada kepercayaan terhadap si dia. Walaupun mungkin kamu tidak akan mempercayai si dia seratus peratus, tapi tak salah kalau kamu meletakkan anggaran dibawah 70 peratus keyakinan kamu terhadapnya. Tapi mudahkah kamu melakarkan kepercayaan terhadap si dia? Sebenarnya ada faktor-faktor (lagi…)
Diarsipkan di bawah: Keluarga Sakinah | Tag: cinta sejati, intropeksi, kekuatan cinta
1. Kekuatan berfikir
Cinta bermula dari fikiran kita. Berfikir tentang pasangan ideal yang ingin kamu kenali akan membantu kamu mengenali dia,
2. Kekuatan untuk menghormati
Kamu tidak mampu mencintai seseorang atau apasaja kalau kamu tidak menghormati mereka. Orang pertama yang patut kamu hormati ialah dirimu sendiri. Untuk mulai menghormati diri sendiri, kita patut bertanya pada diri sendiri “apa yang aku hormati dalam diriku?”. Untuk mendapat perasaan hormat dari orang lain, bahkan dari orang yang kamu tidak suka, kita patut bertanya pada diri sendiri.”apa yang aku hormati dalam diri mereka?”. (lagi…)
Diarsipkan di bawah: film, opini | Tag: ayat-ayat cinta, eksploitasi, nurani, poligami, seks
Kasihan banget Naura, sudah hidup dalam segala himpitan harus menghadapi bapak yang rakus akan penguasaan seks terhadap dirinya. Seandainya wanita di dunia ini memiliki jiwa besar seperti (lagi…)